oleh : Toasenja (Cimahi, Jawabarat)
WAKTU
Waktu telah mengizinkan kita memahami hidup
Walau kadang tak sesuai keinginan
Waktu jua yang menempa kita
Karna waktu kita temukan dunia kita
Jangan salahkan waktu yang berjalan terlalu cepat
Tapi salahkan kita yang teramat bodoh
Tak memanfaatkan waktu
Biarkan waktu yang mengungkap siapa kita
Dan biarkan waktu terus bicara
Karna hanya waktu yang kan menjawabnya
BERGERAK ATAU MATI...?
Mata ini telah lelah menatap
Telinga ini telah tuli mendengar
Tangan telah mengeras
Mengepal tuk bergerak
Aku telah lelah
Aku telah tuli
Aku telah mengepal
Tuk mendengar
Tuk menatap
Tuk bertindak
Lihat hujan diluar sangat deras
Meraung sambil dihiasi halilintar
MATI.....
HANCUR.....
MUSNAH.....
Saat terik diatas kepala
Bumi basah
Ya semua basah
TAPI.....
Yang turun berwarna merah
Tuhan itu DARAH.....
Bumi dibanjiri DARAH
Raung kesakitan terdengar
Bahkan menjadi santapan pembuka setiap kita buka mata
Kemana pergi jiwa-jiwa ini...?
Hanya bisa melihat...?
Hanya bisa mendengar...?
Sedangkan kita harus segera bergerak...
Bendera perjuangan telah kita kibarkan
Kini siapkah diri kita...?
Apa kita harus terus menjadi korban...?
BINATANG BODOH PUN ENGGAN TERUS-TERUSAN TERSIKSA
Kini...
Raih bambu itu
Dan...
Hujamkan keatas langit
Agar dunia tau...
Bahwa aku telah bangkit !!!
Dan kita mengusung hidup baru
Rabu, 27 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar